November 3, 2006

Daun yang hijau perkasa
Menunduk malu ditelan angin
Helainya jatuh ke tanah
Daun hijau menjadi coklat
Hitam dan kering

Daun hitam tak mungkin menghijau lagi
Daun gugur tak mungkin ke ranting lagi
Biarlah ia menjadi pupuk
Dalam wujud berbeda
Cita yang berbeda

by : ezOkanzo

Posted in MoRe tHaN WoRds Comments (3)


November 30, 2005

Tetaplah bergerak maju. Sekalipun lambat.
Karena dalam keadaan tetap bergerak,
anda menciptakan kemajuan.
Adalah jauh lebih baik bergerak maju,
sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.

Dalam hidup, kita sering merasa buntu
hanya karena ingin mengambil satu langkah yang lebih besar,
langkah raksasa. Akibatnya, masalah kita jadi terlihat besar sekali,
kompleks dan tak terselesaikan.
Hasilnya kita hanya bisa termenung dan tidak bergerak.

Sabar dan coba mundur sebentar. Perhatikan tantangan kita.
Tidakkah memungkinkan bagi kita untuk mengambil langkah-langkah pendek terus menerus, ketimbang berusaha menelan semua masalah sekaligus?
Satu langkah kecil demi satu langkah kecil,
asalkan kita tidak berhenti adalah cukup.
Karena kita masih memiliki hari esok dan masih ingin bergerak maju.
Dan bukan berhenti

*mOtiVaSi mODe On*

Posted in MoRe tHaN WoRds No Comments »


November 17, 2005

Cinta…
Pernah kutanya pada angin
Seperti apakah sebuah cinta…
Angin berkata, cinta bagaikan embun
Setiap pagi menyapa dengan sejuknya
Sekejap saja, namun hilang entah kemana

Cinta…
Suatu saat kubertanya pada air
Seperti apakah sebuah cinta
Air berkata, cinta bagaikan sungai
Alirannya tak henti sepanjang masa
Namun entah mengalir kemana

Cinta…
Pernah kujumpai seekor burung di udara
Kutanya tentang arti sebuah cinta
Ia mengatakan, cinta bagaikan memiliki sayap
Ada waktu dimana cinta harus hinggap
Namun suatu saat cinta akan terbang ke langit biru

Cinta…
Ketika kujumpa taman bunga yang indah
Kutanya pada mereka, apa arti sebuah cinta
Bunga berkata, cinta seperti bunga mawar
Sangat anggun dan indah dilihat
Namun akan terluka jika kita tergores durinya

Cinta…
Tiada satu hal yang dapat melukiskannya
Jika engkau pernah merasakan indahnya cinta,
Bersyukurlah akan hal itu senantiasa
Jika engkau pernah terluka oleh cinta, bersabarlah…
Karena akan ada cinta lain yang dengan setia menutupnya

Posted in MoRe tHaN WoRds Comments (6)


October 24, 2005

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang
sedang berjalan melintasi gurun pasir.
Ditengah perjalanan, merekabertengkar,
dan salah seorang menampar temannya.

Orang yang kena tampar,merasa sakit hati,
tapi dengan tanpa berkata-kata,
dia menulis di ataspasir;

HARI INI,SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU.
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis,
dimana mereka memutuskan untuk mandi.

Orang yang pipinya kena tampar dan terlukahatinya,
mencoba berenang namun nyaris tenggelam,
dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya.
Ketika dia mulai siumandan rasa takutnya sudah hilang,
dia menulis di sebuah batu;
HARI INI,SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya,
bertanya,”Kenapa setelah saya melukai hatimu,
kau menulisnya diatas pasir,
dan sekarang kamu menulis di batu ?

“Temannya sambil tersenyum menjawab,
“Ketika seorang sahabat melukai kita,
kita harus menulisnya diatas pasir
agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut.

Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi,
kita harus memahatnya di atas batu hati kita,
agar tidak bisa hilang tertiup angin.”

Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat
dan konflik karena sudut pandang yang berbeda.
Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan
danlupakan masalah lalu.
Belajarlah menulis diatas pasir

—————————————————-

kLo KemaRen2 aQ SaLaH, Ga BiSa nGeRTiiN KeaDaaN
BuaT SiaPa aJa aTaU SeMuanYa “MaaF” !!!!
MuLai SeKaRanG MaaFKaN & LuPaKan ^_-

Posted in MoRe tHaN WoRds Comments (4)