<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Jomblo</title>
	<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/</link>
	<description>- iRene inDah -</description>
	<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 12:43:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: fjtpw</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-359</link>
		<pubDate>Sat, 30 Jun 2007 16:32:53 +0100</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-359</guid>
					<description>very good</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>very good
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Rosie</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-322</link>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2007 20:06:37 +0100</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-322</guid>
					<description>These comments have been invaluable to me as is this whole site. I thank you for your comment.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>These comments have been invaluable to me as is this whole site. I thank you for your comment.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: cowok</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-300</link>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2007 03:19:42 +0000</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-300</guid>
					<description>siapa sih yang ngga capek ngejomblo? makanya visit hitmansystem.com : solusi anti jomblo yang kamu tunggu-tunggu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>siapa sih yang ngga capek ngejomblo? makanya visit hitmansystem.com : solusi anti jomblo yang kamu tunggu-tunggu&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: safitri</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-298</link>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2007 04:28:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-298</guid>
					<description>jadi jomblo bukanya sebuah tragedi yang harus kita kasihani dengan menjadi jomblo mau ngapa ngapain kita tak ada yang larang tak ada yang cemburuin SANTAI SAJA  LAH</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>jadi jomblo bukanya sebuah tragedi yang harus kita kasihani dengan menjadi jomblo mau ngapa ngapain kita tak ada yang larang tak ada yang cemburuin SANTAI SAJA  LAH
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: DiTa</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-279</link>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2006 09:15:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-279</guid>
					<description>Jadilah seorang wanita suci yang selalu menjaga prinsip, kesucian diri, hati dan pikirannya
Dan serahkan semua kembali hanya kepadanya
Sang kekasih tertinggi yang telah memberi dan menanamkan cinta pada diri kita

Wanita suci…
Perjalanan hidup mu dan perjuangan mu masih panjang
Jadi jangan sibukan pikiran dan hayalmu hanya untukku
Yakinlah wanita suci, lelaki suci pasti akan datang untuk mu
Dengan takdir dan jalan yang suci…

Wahai tuhanku,
Cukuplah kemuliaan bagiku dengan menjadi hamba-Mu
Dan cukuplah kehormatan bagiku bahwa engkau sebagai Tuhanku
Engkau adalah seperti yang aku cintai

Wanita suci…
Bariskan harapmu pada istikharah, sepenuh hati, ikhlas
Relakan tuhan pilihkan lelaki suci bagimu
Mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada, sampai kau mati
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci
Untuk semua lelaki dialam permainan saat ini
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu
Yang kau bangun dengan seluruh kekhusyukan ibadah

Wanita suci…
Pilihan tak selalu seindah keinginanmu
Tapi itulah pilihanNya
Tak ada yang lebih baik dari pilihan tuhan
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki pilihan itu

Melainkan pada jalan yang kau pilih
Seperti kisah wanita suci dimasa lalu
Yang meminta keislaman sebagai mahar pernikahan
Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu
Menerima keputusan sang kekasih tertinggi
Kekasih tempat kita seharusnya memberi semua cinta
Dan menerima cinta yang tak terhingga
Dalam tiap detik hidup kita

Wanita suci…
Bariskan harapmu pada istikharah, sepenuh hati, ikhlas
Relakan tuhan pilihkan lelaki suci bagimu
Mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada, sampai kau mati
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci
Untuk semua lelaki dialam permainan saat ini
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu
Yang kau bangun dengan seluruh kekhusyukan ibadah

Wanita suci…
Jangan pernah kau tatapku penuh
Bahkan kau tak perlu lirikkan matamu untuk melihatku
Bukan karena aku terlalu indah
Tapi karena aku hanya seorang manipulator

Aku bisa memakai topeng keindahan pada wajah burukku
Mengenakan pakaian sutra emas, meniru laku para rahib
Meski hatiku lebih kotor dari kubangan Lumpur
Kau memang suci
Tetapi masih sangat mungkin kau termanipulasi
Karena toh kau hanya manusia biasa. Hanya wanita
Meskipun kau wanita suci

Wanita suci…
Beri sepenuh hati pada dia sang lelaki suci
Yang dengan sepenuh hati membawamu pada Tuhan
Untuknya dirimu ada, itu kata otakku
Terukir dalam kitab suci, tak perlu pikir lagi

Tunggu sang lelaki suci menjemputmu
Dalam rangkaian khidbah dan akad
Atau kejar sang lelaki suci. Itu adalah hakmu
Seperti yang dicontohkan ibunda khadijah
Jangan ada ragu, jangan ada malu
Semua terukir dalam kitab suci
Surat Cinta buat sodara ku...

Wanita suci…
Mungkin aku memang tak romantis, tapi siapa peduli
Karena toh kau tak mengenalku dan memang tak perlu mengenalku
Bagiku kau bukan bunga
Tak mampu aku samakanmu dengan bunga-bunga terindah
Dan terharum sekalipun
Bagiku manusia adalah makhluk terindah, tersempurna, tertinggi
Karenanya kau tak butuh persamaan

Wanita suci…
Jangan pernah kau biarkan aku menatapmu penuh
Karena itu akan membuatku mengingatmu
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu
Berimbas pada tersusunnya gambarmu

Dalam tiap dinding khayalku
Membuatku menginginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa
Sesemangatnya mentari
Kasihan dirimu jika harus hadir dalam khayalku
Yang masih penuh dengan Lumpur
Dirimu terlalu suci
Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku
Karena sucimu, indahmu, kau pertaruhkan
Mungkin kau tak peduli, tapi kau hanya akan menjadi
Wanita biasa dihadapanku
Bila kau kalah, kau tak lebih dari wanita biasa


</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Jadilah seorang wanita suci yang selalu menjaga prinsip, kesucian diri, hati dan pikirannya<br />
Dan serahkan semua kembali hanya kepadanya<br />
Sang kekasih tertinggi yang telah memberi dan menanamkan cinta pada diri kita</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Perjalanan hidup mu dan perjuangan mu masih panjang<br />
Jadi jangan sibukan pikiran dan hayalmu hanya untukku<br />
Yakinlah wanita suci, lelaki suci pasti akan datang untuk mu<br />
Dengan takdir dan jalan yang suci…</p>
	<p>Wahai tuhanku,<br />
Cukuplah kemuliaan bagiku dengan menjadi hamba-Mu<br />
Dan cukuplah kehormatan bagiku bahwa engkau sebagai Tuhanku<br />
Engkau adalah seperti yang aku cintai</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Bariskan harapmu pada istikharah, sepenuh hati, ikhlas<br />
Relakan tuhan pilihkan lelaki suci bagimu<br />
Mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada, sampai kau mati<br />
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci<br />
Untuk semua lelaki dialam permainan saat ini<br />
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu<br />
Yang kau bangun dengan seluruh kekhusyukan ibadah</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Pilihan tak selalu seindah keinginanmu<br />
Tapi itulah pilihanNya<br />
Tak ada yang lebih baik dari pilihan tuhan<br />
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki pilihan itu</p>
	<p>Melainkan pada jalan yang kau pilih<br />
Seperti kisah wanita suci dimasa lalu<br />
Yang meminta keislaman sebagai mahar pernikahan<br />
Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu<br />
Menerima keputusan sang kekasih tertinggi<br />
Kekasih tempat kita seharusnya memberi semua cinta<br />
Dan menerima cinta yang tak terhingga<br />
Dalam tiap detik hidup kita</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Bariskan harapmu pada istikharah, sepenuh hati, ikhlas<br />
Relakan tuhan pilihkan lelaki suci bagimu<br />
Mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada, sampai kau mati<br />
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci<br />
Untuk semua lelaki dialam permainan saat ini<br />
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu<br />
Yang kau bangun dengan seluruh kekhusyukan ibadah</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Jangan pernah kau tatapku penuh<br />
Bahkan kau tak perlu lirikkan matamu untuk melihatku<br />
Bukan karena aku terlalu indah<br />
Tapi karena aku hanya seorang manipulator</p>
	<p>Aku bisa memakai topeng keindahan pada wajah burukku<br />
Mengenakan pakaian sutra emas, meniru laku para rahib<br />
Meski hatiku lebih kotor dari kubangan Lumpur<br />
Kau memang suci<br />
Tetapi masih sangat mungkin kau termanipulasi<br />
Karena toh kau hanya manusia biasa. Hanya wanita<br />
Meskipun kau wanita suci</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Beri sepenuh hati pada dia sang lelaki suci<br />
Yang dengan sepenuh hati membawamu pada Tuhan<br />
Untuknya dirimu ada, itu kata otakku<br />
Terukir dalam kitab suci, tak perlu pikir lagi</p>
	<p>Tunggu sang lelaki suci menjemputmu<br />
Dalam rangkaian khidbah dan akad<br />
Atau kejar sang lelaki suci. Itu adalah hakmu<br />
Seperti yang dicontohkan ibunda khadijah<br />
Jangan ada ragu, jangan ada malu<br />
Semua terukir dalam kitab suci<br />
Surat Cinta buat sodara ku&#8230;</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Mungkin aku memang tak romantis, tapi siapa peduli<br />
Karena toh kau tak mengenalku dan memang tak perlu mengenalku<br />
Bagiku kau bukan bunga<br />
Tak mampu aku samakanmu dengan bunga-bunga terindah<br />
Dan terharum sekalipun<br />
Bagiku manusia adalah makhluk terindah, tersempurna, tertinggi<br />
Karenanya kau tak butuh persamaan</p>
	<p>Wanita suci…<br />
Jangan pernah kau biarkan aku menatapmu penuh<br />
Karena itu akan membuatku mengingatmu<br />
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu<br />
Berimbas pada tersusunnya gambarmu</p>
	<p>Dalam tiap dinding khayalku<br />
Membuatku menginginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa<br />
Sesemangatnya mentari<br />
Kasihan dirimu jika harus hadir dalam khayalku<br />
Yang masih penuh dengan Lumpur<br />
Dirimu terlalu suci<br />
Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku<br />
Karena sucimu, indahmu, kau pertaruhkan<br />
Mungkin kau tak peduli, tapi kau hanya akan menjadi<br />
Wanita biasa dihadapanku<br />
Bila kau kalah, kau tak lebih dari wanita biasa
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: jimmy</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-277</link>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2006 15:17:53 +0000</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-277</guid>
					<description>&quot;yah yang namanya pacaran mah niatnya bikin hati senang bukan bikin hati cape&quot; 

kayak kata2 doni di film jomblo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>&#8220;yah yang namanya pacaran mah niatnya bikin hati senang bukan bikin hati cape&#8221; </p>
	<p>kayak kata2 doni di film jomblo.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Aryo Sanjaya</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-276</link>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2006 01:04:42 +0000</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-276</guid>
					<description>#Tub:
Ah, nTub ini. Itu kan sengaja, biar link ke blog panjaaaangg banget ^_^
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>#Tub:<br />
Ah, nTub ini. Itu kan sengaja, biar link ke blog panjaaaangg banget ^_^
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: arjuna</title>
		<link>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-275</link>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2006 10:29:32 +0000</pubDate>
		<guid>http://irene87.blogsome.com/2006/11/28/jomblo/#comment-275</guid>
					<description>eh itu tag &lt;a href rel=&quot;nofollow&quot;&gt; nya blom ditutup tuh&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>eh itu tag <a href rel="nofollow"> nya blom ditutup tuh</a>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
